Kesulitan Keuangan, Proliga 2021 Resmi Diundur

Kesulitan Keuangan, Proliga 2021 Resmi Diundur

Berita Voli, Voiball.com – Kejuaraan Proliga 2021 resmi diundur karena PT.Proliga dan PBVSI kesulitan mencari sumber dana dan sponsor, ditengah merebaknya pandemi COVID-19.

 

Dilansir dari Liputan6.com, kejuaraan bola voli nasional Proliga 2021 yang sedianya akan digelar mulai 31 Januari – 28 Februari 2021, resmi diundur hingga tenggat waktu yang belum ditentukan.

Mundurnya jadwal kejuaraan Proliga 2021 tak lepas dari masalah keuangan yang saat ini tengah dialami oleh PT.Proliga dan PBVSI.

Sebagaimana diketahui, sumber dana utama penyelenggaraan kejuaraan Proliga berasal dari sponsor. Tapi karena pandemi, sejumlah sponsor yang biasanya ikut mendanai Proliga memilih untuk ‘wait and see’ terlebih dulu.

Direkrut Proliga Hanny S. Surkatty mengatakan, sampai saat ini sponsor yang diharapkan akan mendanai Proliga masih bersikap menunggu situasi dan perkembangan dari kasus Covid-19.

Keputusan ini diambil oleh para sponsor karena biaya untuk menyelenggarakan pertandingan di saat pandemi, jauh lebih besar dari keadaan normal.

Selain itu, adanya larangan menonton pertandingan langsung di lapangan, juga membuat sponsor berpikir dua kali untuk mendanai kejuaraan.

Baca Juga: Kejuaraan Proliga 2021 Digelar Menunggu Vaksin Covid-19 Keluar

“Dalam situasi pandemi ini, anggaran lebih besar dari anggaran biaya penyelenggaraan di masa normal,” kata Hanny S. Surkatty dalam surat edarannya.

“Untuk itu, sampai saat ini sponsor yang diharapkan masih bersikap menunggu situasi dan perkembangan dari kasus Covid-19,” tegasnya.

Surkatty menambahkan bahwa menggelar kejuaraan di masa pandemi memiliki risiko kerugian yang sangat besar, karena jika terjadi kasus maka kejuaraan akan dihentikan ditengah jalan.

“Apabila di pertengahan jalan dalam pertandingan ditemukan kasus positiv Covid-19 dari salah satu tim atau panitia, maka akibatnya pertandingan otomatis distop atu dihentikan,” papar Surkatty.

“Jika begitu, maka bakal timbul masalah baru. “Yaitu tingginya biaya akibat dari temuan kasus tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga: Tim Jakarta BNI 46 Siap Hadapi Proliga 2021