JTEKT Stings Juarai Jepang VLeague Kalahkan Panasonic Panther

JTEKT Stings Juarai Jepang V.League Kalahkan Panasonic Panther

Berita Voli – Kejuaraan bola voli nasional Jepang V.LEAGUE untuk kelompok putra resmi berakhir dengan JTEKT STINGS keluar sebagai juara mengalahkan sang juara bertahan, Panasonic Panther.

Pertandingan yang berlangsung di Takasaki Arena, pada akhir pekan kemarin, berlangsung seru dan ketat. Panasonic Panther sebagai juara bertahan Jepang V.LEAGUE, harus mengakui keunggulan penantang mereka JTEKT Stings dan menutup pertandingan dengan skor 2-3 (25-17,22-25,22-25,28-26,10-15).

Baca Juga: Jepang Tunjuk Emak-emak Sebagai Kapten Timnas Voli

Dilansir dari JPleague, Laga Panasonic Panther vs JTEKT Stings, berlangsung sangat ketat. Pada set pertama, Panasonic sukses mengumpulkan servis untuk Kadzyski dan mencetak blok di area yang tak terjaga, hasilnya mereka memimpin set pertama dengan skor 25-17.

JTEKT sempat mendapatkan kembali permainan mereka melalui servis Nishida, tetapi Panasonic terus memberikan tekanan. Pada akhirnya, pemain Panasonic Kubiak sukses melakukan serangan balik dan membawa Panasonic memimpin di set pertama.

Memasuki set kedua giliran JTEKT Stings yang menguasai permainan. JTEKT mendapatkan kembali ketenangannya dan secara efektif mendapatkan kembali permainan. Melalui serangan solid dari blocker tengah Nishida dan Kazyski, Stings mulai menunjukkan permainan yang stabil.

Baca Juga: Kejuaraan Voli Japannese VLeague Capai Babak Final

Di set ketiga, Panasonic tidak dapat fokus pada JTEKT dengan berbagai serangan yang didapatkannya. JTEKT nampak berjuang keras untuk mengejar dua poin dengan mengandalkan servis kuat dari Nishida dan Kaziski. Mereka mencetak gol dengan layanan server bantuan Hakamaya, diikuti oleh servis efektif dan blok yang diorganisir oleh Nishida dan Kaziski.

Di set keempat, kedua tim putus asa untuk saling menyerang, mereka berdua nampak gigih dan tidak akan menyerah satu sama lain. Panasonic terus menekan Nishida dan poin sempat tercatat 26-26, dan Kubiak mencetak gol di blok kritis dan mengambil set. Pertandingan terjerat di set terakhir.

Halaman Selanjutnya ——–>

Pages: 1 2