Cegah Menyontek Saat Ulangan, Siswa Menutupi Kepalanya dengan Kardus

Voiball.com – Untuk cegah menyontek selama ulangan. Siswa di India, diwajibkan menutupi kepala mereka dengan kardus.

Sebuah perguruan tinggi swasta di negara bagian India, Karnataka, memicu kontroversi setelah foto-foto para siswanya yang mengenakan kotak-kotak kardus selama ujian kimia beredar di media sosial.

Para siswa itu, mengenakan kardus di kepala mereka untuk mencegah kecurangan dan cegah menyontek. Langkah unik ini diambil, setelah guru setempat berulang kali menangkap siswa yang menyontek , meskipun ada banyak peringatan

Dalam keterangannya, guru yang mengajar di Bhagat Pra-Universitas College mengatakan bahwa, pihaknya memang mewajibkan para siswanya untuk mengenakan kotak kardus di kepala mereka saat ujian.

Namun itu bukanlah sebuah pemakaian, karena para siswa telah setuju untuk melakukan itu. Mereka juga membawa kotak Kardus mereka sendiri dari rumah.

Baca Juga: Metode Belajar Quantum Reading, Menghafal 100.000 Kata Dalam 5 Menit

“Mereka mengatakan mereka merasa nyaman dengan cara itu,” kata perwakilan guru seperti dilansir dari Oddity Central.

“Sekolah kami tidak melecehkan siswa mana pun, itu opsional. Beberapa siswa bereksperimen, dan beberapa tidak,”

“Langkah-langkah yang kami lakukan adalah untuk kemajuan siswa. Kami tidak ingin fokus siswa teralihkan saat mengikuti ujian.

“Langkah-langkah itu diambil sebagai percobaan, dan kami menerima umpan balik positif dan negatif. ”

Untuk meyakinkan semua orang bahwa semuanya adalah percobaan sukarela, kepala sekolah mengindikasikan bahwa beberapa siswa dalam foto tidak mengenakan kardus di kepala.

Beberapa siswa yang mengenakannya, juga melepaskannya setelah beberapa menit. Pihak sekolah juga menjelaskan bahwa mereka, meminta semua siswa untuk melepas kardus anti-kecurangan itu setelah satu jam.

Perguruan Tinggi Pra-Universitas Bhagat juga menjelaskan bahwa mereka hanya melanjutkan eksperimen aneh setelah melihatnya digunakan di negara bagian Bihar, India.

Di mana hal itu dipuji sebagai sesuatu yang cerdik. Sayangnya, saat mereka diterapkan di tempat lain, umpan baliknya tidak positif sama sekali.

Menariknya, metode yang sama ini juga digunakan di sebuah sekolah menengah di Meksiko, dan umpan baliknya juga bervariasi.