Akibat Corona, Pemain Voli Kehilangan Penghasilan

Berita Voli, Voiball.com – Pandemi Corona membuat banyak orang kehilangan pekerjaan, tak terkecuali atlet voli. Dihentikannya kegiatan olahraga, membuat atlet voli kehilangan penghasilan.

Baca Juga: Kemenpora Kaji Izin Berlatih Voli Selama Corona

Selain kehilangan penghasilan, para atlet voli juga menerima pemotongan gaji karena kejuaraan Proliga dihentikan sebelum mencapai babak final four.

Salah satu pemain voli putri dari klub BJB Tandamata, Berllian Marsheilla, berbicara mengenai pemotongan gaji yang ia dan rekan-rekan atletnya alami.

Meski mengaku kecewa karena kejuaraan Proliga dihentikan, namun Marsheilla mengaku ikhlas dan mengerti mengapa ia dan kawan-kawannya mendapatkan pemotongan gaji.

Baca Juga: Virus Corona di Indonesia, Apakah Proliga Dihentikan?

“Proliga dihentikan membuat saya dan teman-teman kecewa, itu pasti. Di satu sisi, itu kompetisi yang biasanya kami ikuti, karena dihentikan pemasukkan otomatis terhenti,” kata Sheilla.

“Dihentikannya Proliga 2020 juga memengaruhi kontrak para pemain. Misalnya, kontrak satu tim itu enam bulan, tetapi berhenti di posisi empat bulan karena kejuaraan berhenti,” terangnya.

Kendati merasa kecewa, ia menilai jika PBVSI telah melakukan langkah yang tepat terkait kejuaraan dan juga gaji para pemain voli yang harus dibayarkan.

“Namun PBVSI telah mengambil keputusan terbaik. PBVSI memberikan arahan kebijakan kepada tim untuk memberikan hak kepada pemain sampai bulan kelima,” tutur Sheilla.