Acungkan Jari Tengah, I Putu Randu Jadi Pemain Indonesia Paling Kontroversial

Berita Voli, Voiball.com – Pemain timnas Indonesia I Putu Randu, dijuluki sebagai pemain voli indonesia paling kontroversial. Julukan ini diberikan karena Randu kerap membuat sensasi saat berada di lapangan.

Baca Juga: Ini Penyebab Jakarta BNI 46 Kalah Terus di Proliga

Salah satu kontroversi yang menuai banyak kecaman adalah, ketika Randu mengacungkan jari tengahnya saat Live Show di TV, kala Indonesia berhasil mengalahkan Filipina di FINAL SEA Games 2019.

Ia menerima banyak kritik di media sosial karena perbuatannya itu. Netizens Filipina bahkan tidak bisa menyembunyikan kekecewaan mereka atas gerakan Randu itu dan melabelinya dengan sebutan atlet arogan dan atlet sampah. Randu dinilai menunjukkan sikap tidak sportif bahkan selama pertandingan melawan Filipina.

“Betapa tidak sopannya dia! Maaf tapi atlet dengan sikap seperti ini adalah SAMPAH, ”kata netizen @masterjoyang.

Baca Juga: Rendy Febriant Tamamilang, Kekuatan Bola Voli Indonesia

Netizen lain mengatakan kepada Randu bahwa ia tidak akan pernah mendapatkan rasa hormat yang ia inginkan setelah tindakannya.

ANDA MUNGKIN MENANGKAN TAPI ANDA TIDAK AKAN PERNAH MENERIMA APRESIASI KARENA ANDA ADALAH ATLET YANG TIDAK MAMPU MENGHORMATI. BAYANGKAN dia Mewakili Indonesia DENGAN JENIS SIKAP ITU, ”@ athenaw02 twitted.

“UNTUK MEREKA YANG MEMPERTAHANKAN RANDU, BAGAIMANA ANDA BISA MEMPERTAHANKAN SESEORANG yang MENGACUNGKAN JARINGAN TENGAH SAAT SIARAN LANGSUNG?” Tulis Netizen Lainnya.

Sementara itu, seorang penggemar Indonesia mengatakan bahwa orang tidak dapat menyalahkan tindakan Randu karena ia salah satu atlet yang paling disorot penonton Filipina selama pertandingan.

“Apakah Kalian tahu bahwa Penonton kalian bereaksi terhadap atlet kita, apalagi suasananya diremehkan. Anda tidak tahu posisinya, “@gabukahatisorry mengatakan kepada seorang kritikus Randu.

Meskipun banyak dikecam oleh penggemar Filipina, Randu mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa dia mencintai Filipina.

“Saya suka Filipina, ”kata Randu setelah memakai medali emas.

You cannot copy content of this page