3 Tips Mencegah Cedera pada Pemain Voli

Voiball.com – Cedera pada pemain voli merupakan hal yang wajar terjadi. Namun, untuk menghindari terjadinya cedera berat saat bermain voli, kita perlu melakukan beberapa pencegahan.

 

Baca Juga: Pemain Voli Putri Terpendek di Dunia Hanya 152 cm

 

Pertama, Lakukan Peregangan Sebelum Bermain.

Peregangan adalah salah satu jenis pencegahan paling penting untuk menghindari cedera berat saat bermitra voli.

Banyak atlet meremehkan peregangan dan tidak melakukan peregangan sebagaimana mestinya. Akibatnya mereka mengalami cedera baik ringan maupun berat.

 

Baca Juga: 3 Pemain Bola Voli Putra TOP Indonesia

 

Jika kita tidak melakukan peregangan dengan benar, maka kemungkinan mengalami cedera saat bermain voli semakin meningkat.

Bagi seorang pelatih, sangat penting untuk menjelaskan dengan benar kepada atlet muda mengenai bagaimana cara melakukan peregangan dengan benar sebelum dan sesudah latihan.

Pemain muda perlu mendapatkan beberapa kebiasaan peregangan untuk masa depan dan secara bertahap menjadikan peregangan sebagai sesuatu yang mereka lakukan setiap hari.

Jika kita tidak memberikan apa yang dibutuhkan otot, otot akan mulai mengeras dan secara bertahap akan mengurangi pertumbuhan tubuh dan massa otot.

 

Baca Juga: 5 Pemain Voli Ganteng dari Korea Selatan

 

Kedua, Melakukan Diet yang tepat.

 

Dengan diet yang tepat seorang atlet voli dapat meminimalisir cedera berat yang ia alami karena tubuh bisa cepat beregenerasi.

Pola makan yang tepat akan membentuk struktur tubuh kita, dan jika kita dapat mempertahankan pola makan yang tepat maka kita dapat menghindari cedera akibat latihan berlebihan.

Perlu panduan ahli gizi yang tepat agar tubuh kita mendapatkan nutrisi yang tepat. Banyak atlet profesional yang memiliki ahli gizi untuk menetapkan diet harian dan kalori harian mereka.

 

Baca Juga: Acungkan Jari Tengah, I Putu Randu Jadi Pemain Indonesia Paling Kontroversial

 

Ketiga, Minum Suplemen untuk Tubuh

 

Dalam kedokteran olahraga, dokter memiliki banyak pilihan untuk mencegah seorang atlet mengalami cedera bersr.

Di antara metode tradisional dalam pencegahan medis, para dokter biasanya meresepkan obat anti-rematik nonsteroid. Obat ini biasanya untuk memperkuat sendi lutut mempercepat proses penyembuhan.

Sedangkan suplemen yang efektif untuk mencegah cedera berat, adalah suplemen yang memiliki jumlah kolagen tertentu.

Produk ini digunakan oleh pars atlet yang mengalami radang tendon, bagi yang ingin melanjutkan latihan atau atlet dengan cedera yang belum stabil.

Atlet yang mengalami cedera seperti ini tidak perlu menghentikan latihan jika mereka mengkonsumsi suplemen kolagen yang memungkinkan menghindari kerusakan berat.

You cannot copy content of this page